Bogor, Jawa Barat — Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 menjadi momentum penting konsolidasi antara pemerintah pusat dan daerah. Ketua DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sekaligus Ketua DPD PAN PALI, H. Ubaidillah, SH, menghadiri forum nasional tersebut bersama pimpinan daerah se-Indonesia, Senin (2/2/26).
Dalam Rakornas tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya loyalitas terhadap negara, penguatan disiplin pemerintahan, serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai fondasi utama mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan.
H. Ubaidillah, SH. sebagai Ketua DPRD sekaligus Ketua DPD PAN PALI itu menegaskan, fokus utama Rakornas 2026 adalah arahan strategis Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kesetiaan kepada negara serta penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah demi mewujudkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Rakornas itu juga, Presiden Prabowo juga menyoroti lingkungan, khususnya persoalan sampah yang kini menjadi tantangan nasional. Menurut H. Ubaidillah, perhatian serius Presiden Prabowo terhadap penanganan sampah akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah.
Tak hanya soal sampah, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah terhadap hilirisasi industri melalui 18 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi prioritas pada tahun 2026. Proyek-proyek tersebut diproyeksikan mampu menciptakan 276.000 lapangan kerja baru dengan nilai investasi mencapai Rp. 618 triliun.
Salah satu PSN yang menjadi perhatian adalah proyek DME (Dimethyl Ether) atau gasifikasi batu bara, yang diarahkan untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Di sela-sela rangkaian Rakornas 2026, H. Ubaidillah juga terlihat moment pertemuan dengan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Namun, saat dimintai keterangan terkait pertemuan tersebut, H. Ubaidillah tidak memberikan komentar lebih jauh, dan menyebutnya sebagai bagian dari komunikasi dan silaturahmi antardaerah dalam forum nasional.
![]()
