PALI – Turnamen Sepak Bola Kades Cup 2026 yang digelar Pemerintah Desa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut HUT Desa Betung Barat itu berlangsung meriah. Sebanyak 18 klub dari berbagai desa di Kabupaten PALI ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Partai puncak berlangsung di Gelora Sepak Bola Putaran Keling, Rabu (12/8/2026), dan disaksikan ribuan penonton yang memadati lokasi pertandingan.
Riad FC tampil sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Air Itam A FC, sementara Antu Rimba FC dari Desa Betung menjadi juara ketiga dan Simba FC dari Desa Babat, Kecamatan Penukal, berada di posisi keempat.
Penghargaan individu juga diberikan. Jeri dari Curup FC dinobatkan sebagai top scorer dengan koleksi tujuh gol. Sementara pemain terbaik diraih Yayan dari Riad FC.
Sebelum laga final, penonton terlebih dahulu disuguhi pertandingan persahabatan antara Pemerintah Desa Betung Barat melawan Pemerintah Desa Betung Selatan.
Yang menarik, pertandingan tersebut diikuti kepala desa bersama jajaran perangkat desa masing-masing, bukan pemain profesional.
Meski berlangsung dalam suasana kekeluargaan, kedua tim tetap tampil kompetitif. Jual beli serangan membuat penonton antusias memberikan dukungan dari pinggir lapangan.
Hingga pertandingan berakhir, Pemdes Betung Barat berhasil mengalahkan Pemdes Betung Selatan dengan skor tipis 2-1.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Abab Mohammad Reza Pahlevi, Kepala Desa Betung Barat Rozali, Kepala Desa Betung Selatan Darlani, tokoh pemuda Adi GMJ, Manager Riad FC Sumantri, serta ribuan suporter.
Kepala Desa Betung Barat Rozali menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, peserta dan pihak yang telah menyukseskan turnamen tersebut.
“Alhamdulillah, meski hanya turnamen tingkat desa, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ke depan, jika minat dan animonya semakin besar, kita berencana menggelar turnamen dengan skala yang lebih besar lagi,” kata Rozali.
Menurutnya, turnamen bukan hanya bertujuan mencari juara. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat persatuan, membangun kebersamaan dan menumbuhkan sportivitas di kalangan pemuda.
“Bukan semata-mata untuk mencari juara, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat persatuan, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan sportivitas di kalangan pemuda,” pungkasnya.
![]()
